Perbedaan Mendasar Akun Personal dan Organisasi
Akun personal terdaftar atas nama individu dan menggunakan identitas pribadi untuk semua keperluan verifikasi. Akun organisasi terdaftar atas nama entitas bisnis seperti PT, CV, atau yayasan, dan menggunakan dokumen registrasi bisnis untuk verifikasi. Kedua jenis akun memiliki kapabilitas iklan yang sama, tetapi berbeda dalam hal persyaratan dokumen dan transparansi publik.
Dalam program transparansi iklan Google, nama pengiklan yang muncul di informasi iklan berbeda tergantung jenis akun. Akun personal menampilkan nama individu, sementara akun organisasi menampilkan nama bisnis. Bagi bisnis yang ingin menonjolkan brand mereka, akun organisasi umumnya lebih sesuai.
- Gunakan akun organisasi jika Anda beriklan atas nama bisnis yang terdaftar secara hukum.
- Gunakan akun personal jika Anda adalah freelancer atau pengiklan individu.
- Siapkan NIB atau akta perusahaan untuk akun organisasi.
- Pastikan email yang digunakan mencerminkan entitas yang mendaftar.
- Hindari mendaftar sebagai organisasi jika tidak memiliki dokumen bisnis yang sah.
Persyaratan Verifikasi yang Berbeda
Verifikasi untuk akun personal lebih sederhana karena hanya memerlukan dokumen identitas pribadi yang valid. Verifikasi untuk akun organisasi lebih kompleks karena memerlukan dokumen bisnis yang membuktikan eksistensi legal perusahaan, dan dalam beberapa kasus juga identitas perwakilan resmi yang mengelola akun.
Jika Anda mendaftar sebagai organisasi, pastikan orang yang mengelola akun memiliki wewenang yang sah untuk bertindak atas nama organisasi tersebut. Google dapat memverifikasi apakah orang yang mengajukan verifikasi terdaftar sebagai direktur, manajer, atau perwakilan resmi dalam dokumen bisnis.
Implikasi Jangka Panjang Pilihan Jenis Akun
Mengubah jenis akun dari personal ke organisasi atau sebaliknya bukan proses yang mudah dan mungkin memerlukan pembuatan akun baru dalam beberapa kasus. Oleh karena itu, penting untuk membuat keputusan yang tepat sejak awal berdasarkan bagaimana Anda sesungguhnya beroperasi.
Jika bisnis Anda berkembang dari freelancer menjadi perusahaan terdaftar, pertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk beralih ke akun organisasi. Peralihan ini sebaiknya dilakukan saat ada transisi alami seperti pendirian PT atau CV, bukan saat kampanye sedang berjalan aktif.
Akun Personal untuk Pengiklan Individu
Pengiklan perorangan seperti kreator konten, konsultan independen, atau pemilik usaha mikro yang beroperasi tanpa entitas bisnis formal dapat menggunakan akun personal. Kunci suksesnya adalah menggunakan nama dan identitas yang konsisten di seluruh aspek akun.
Meskipun tidak ada kewajiban mendaftarkan bisnis untuk menggunakan Google Ads sebagai akun personal, produk atau layanan yang diiklankan harus sah dan memenuhi kebijakan konten Google. Kepatuhan terhadap kebijakan ini tidak tergantung pada jenis akun.
Akun Organisasi untuk Bisnis yang Terdaftar
Bisnis yang sudah terdaftar secara hukum, baik sebagai PT, CV, Firma, Koperasi, atau yayasan, sebaiknya menggunakan akun organisasi. Ini memberikan citra profesional, memudahkan akuntansi internal, dan memastikan transparansi iklan mencerminkan identitas bisnis yang sebenarnya.
Untuk mendaftar sebagai organisasi, Anda perlu memberikan nama resmi entitas bisnis, alamat bisnis terdaftar, dan menggunakan email bisnis. Simpan semua dokumen registrasi bisnis yang relevan dalam kondisi mudah diakses karena akan dibutuhkan untuk proses verifikasi.