Model Kepemilikan Akun untuk Agensi
Ada dua model utama bagaimana agensi mengelola akun Google Ads klien. Pertama, klien memiliki akun sendiri dan memberikan akses kepada agensi sebagai pengelola. Kedua, agensi membuat akun atas namanya sendiri untuk mengelola iklan klien. Model pertama umumnya lebih disukai karena akun tetap atas nama dan kepemilikan klien.
Model kepemilikan menentukan siapa yang perlu menyelesaikan verifikasi. Jika akun milik klien, verifikasi harus diselesaikan menggunakan identitas klien. Jika akun milik agensi, verifikasi diselesaikan dengan identitas agensi. Kebingungan tentang model ini sering menyebabkan komplikasi dalam proses verifikasi.
- Tentukan dan dokumentasikan model kepemilikan akun untuk setiap klien.
- Pastikan klien memahami bahwa akun harus diverifikasi dengan identitas mereka.
- Simpan dokumentasi persetujuan klien untuk pengaturan akses yang ada.
- Gunakan Google Ads Manager Account untuk mengelola banyak akun secara efisien.
- Audit kepemilikan akun secara berkala untuk memastikan keakuratannya.
Cara Agensi Mengidentifikasi Diri dalam Formulir Verifikasi
Saat mengisi formulir business operations verification, agensi harus jujur tentang perannya. Google menyediakan opsi untuk mengidentifikasi diri sebagai agensi yang mengelola akun atas nama klien. Memilih opsi ini dan mengisi informasi dengan benar adalah cara yang patuh untuk menangani situasi ini.
Informasi yang perlu disiapkan saat mengisi formulir sebagai agensi meliputi: nama dan informasi kontak agensi, informasi bisnis klien yang iklannya dikelola, dan penjelasan tentang hubungan kerja antara keduanya. Semua informasi harus dapat diverifikasi dan akurat.
Mengelola Verifikasi di Portofolio Klien yang Besar
Agensi dengan banyak klien perlu sistem untuk melacak status verifikasi setiap akun. Buat spreadsheet atau database internal yang mencatat status verifikasi, tanggal pengajuan, dokumen yang digunakan, dan tanggal kadaluarsa dokumen untuk setiap akun yang dikelola.
Komunikasikan dengan klien jauh sebelum tenggat verifikasi tiba. Proses mengumpulkan dokumen dari klien, terutama dokumen bisnis resmi, sering membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Bangun proses onboarding yang mencakup pengumpulan dokumen verifikasi dari awal hubungan kerja.
Tanggung Jawab Agensi dalam Kepatuhan Klien
Agensi yang mengelola akun klien berbagi tanggung jawab atas kepatuhan akun tersebut. Konten iklan yang Anda buat, strategi yang Anda jalankan, dan perubahan yang Anda buat pada akun klien harus memenuhi kebijakan Google Ads. Pastikan seluruh tim memahami dan mengikuti kebijakan terbaru.
Dokumentasikan semua keputusan strategis dan perubahan kampanye yang Anda buat untuk klien. Jika suatu saat akun klien mendapat masalah, rekam jejak ini membantu Anda dan klien memahami apa yang terjadi dan bagaimana menyelesaikannya. Ini juga melindungi reputasi agensi Anda.
Mengakhiri Hubungan dengan Klien Secara Tertib
Ketika hubungan kerja dengan klien berakhir, pastikan proses pengakhiran akses dilakukan dengan tertib. Cabut akses agensi dari akun klien dan pastikan klien memiliki kontrol penuh atas akun mereka. Tinggalkan akun dalam kondisi yang baik dengan kampanye yang terdokumentasi dan informasi yang akurat.
Jangan menghapus data historis kampanye atau membuat perubahan yang merugikan saat proses pengakhiran. Akun dan semua datanya adalah milik klien, bukan agensi. Pengakhiran yang profesional menjaga reputasi agensi Anda dan menghindari konflik di kemudian hari.