Dokumen untuk Akun Personal

Pengiklan yang menggunakan akun personal atas nama pribadi umumnya diminta menyediakan dokumen identitas resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Di Indonesia, dokumen yang umum diterima meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku, atau paspor. Pilih dokumen yang namanya paling cocok dengan nama yang terdaftar di akun Google Ads Anda.

Kualitas scan atau foto dokumen sangat penting. Pastikan seluruh area dokumen terlihat jelas, tidak ada bagian yang terpotong, teks dapat dibaca tanpa perbesaran, dan foto wajah (jika ada) tidak buram. Hindari foto yang diambil dalam kondisi cahaya minim atau dengan sudut yang miring.

  • Gunakan KTP, SIM, atau paspor yang masih berlaku.
  • Scan atau foto dengan resolusi minimal 300 dpi.
  • Pastikan semua teks terbaca dan tidak ada bagian yang terpotong.
  • Nama di dokumen harus persis sama dengan nama di akun Google Ads.
  • Simpan file dalam format JPG, PNG, atau PDF berukuran wajar.

Dokumen untuk Akun Organisasi

Untuk akun yang terdaftar atas nama perusahaan atau organisasi, Google biasanya meminta dokumen yang membuktikan eksistensi legal entitas tersebut. Di Indonesia, dokumen yang relevan antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB) dari OSS, akta pendirian perusahaan yang telah disahkan, atau Surat Keterangan Domisili Usaha yang masih berlaku.

Nama perusahaan di semua dokumen harus konsisten satu sama lain dan sama dengan nama yang tercatat di akun Google Ads serta profil pembayaran. Jika ada perbedaan antara nama PT di akta dan nama yang biasa digunakan (misalnya nama brand), lampirkan dokumen yang menjelaskan hubungan keduanya.

Standar Kualitas Dokumen yang Sering Diabaikan

Google memiliki standar kualitas dokumen yang perlu dipenuhi agar pengajuan dapat diproses. Dokumen yang terlalu kecil resolusinya, fotonya gelap, atau bagiannya tertutup oleh jari atau benda lain akan ditolak secara otomatis atau setelah ditinjau manusia. Lakukan pengecekan dokumen dari perspektif reviewer yang belum pernah melihat dokumen Anda sebelumnya.

Beberapa kesalahan umum yang terjadi: mengunggah foto selfie dengan dokumen di tangan, mengunggah dokumen yang sudah habis masa berlakunya, atau menggunakan scan dokumen fotokopi yang kualitasnya buruk. Selalu gunakan dokumen asli untuk dipindai atau difoto.

Cara Menyiapkan Dokumen Digital yang Baik

Gunakan scanner flatbed jika tersedia untuk mendapatkan hasil terbaik. Jika hanya menggunakan kamera smartphone, gunakan aplikasi scanner seperti Adobe Scan atau CamScanner yang dapat meratakan perspektif dan meningkatkan keterbacaan teks. Pastikan pencahayaan cukup dan latar belakang kontras dengan dokumen.

Setelah menyiapkan file, buka dan tinjau setiap halaman sebelum mengunggah. Perbesarkan tampilan untuk memastikan semua teks, nomor, dan tanda tangan terbaca jelas. Kompres file jika ukurannya terlalu besar, tetapi jangan sampai kualitasnya menurun secara signifikan.

Dokumen yang Tidak Boleh Digunakan

Dokumen yang sudah habis masa berlakunya tidak dapat digunakan untuk verifikasi. Demikian pula dokumen milik orang lain, bahkan jika Anda mengelola akun mereka. Setiap dokumen yang diserahkan harus merupakan milik pemilik atau perwakilan resmi akun yang bersangkutan.

Dokumen yang dimodifikasi menggunakan perangkat lunak pengeditan foto, termasuk untuk memperbaiki pencahayaan secara berlebihan atau mengubah informasi apapun, tidak boleh digunakan. Dokumen harus asli tanpa modifikasi konten. Penggunaan dokumen palsu atau yang dimanipulasi dapat mengakibatkan penangguhan permanen akun.